
Jakarta - Nama Android telah kian populer, namun Google masih perlu menggandeng beberapa layanan berbasis mobile untuk menyuntikkan lebih banyak inovasi.
Raksasa internet ini baru saja mengakuisisi penyedia layanan sinkronisasi musik mobile asal Kanada, PushLife. Kabarnya, Google rela menggelontorkan USD 25 juta untuk membeli perusahaan yang didirikan oleh mantan orang Research In Motion (RIM) itu.
Raksasa internet ini baru saja mengakuisisi penyedia layanan sinkronisasi musik mobile asal Kanada, PushLife. Kabarnya, Google rela menggelontorkan USD 25 juta untuk membeli perusahaan yang didirikan oleh mantan orang Research In Motion (RIM) itu.